Friday, October 3, 2008

Ericsson Dirikan Innovation Center

JAKARTA - Ericsson akan mendirikan sebuah Innovation Center di pinggiran Sahara Afrika, untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi bergerak yang akan memberikan keuntungan bagi masyarakat secara menyeluruh, tetapi lebih memfokuskan pada pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat miskin dan pedesaan.

Program insisatif ini akan fokus pada masalah kesehatan, pendidikan, pertanian dan pengembangan industri kecil, serta merupakan langkah penting bagi komitmen Ericsson pada dunia luar dalam mendukung tercapainya Millenium Development Goals Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Ericsson Innovation Center akan melingkupi tiga poros pengembangan aplikasi, di Nigeria, Afrika Selatan dan Kenya. Sebagai awal, Innovation Center akan mengkonsentrasikan pada aplikasi-aplikasi bergerak, seperti m-health, dimana keuntungan dalam hal efisiensi akan dibuat. Aplikasi-aplikasi ini akan memungkinkan para pekerja kesehatan untuk mengumpulkan, mengawasi dan menyebarkan data seperti kelahiran, kematian dan epidemik, serta penggunakan perangkat telepon pintar dalam mendukung pengambilan keputusan di dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi-aplikasi lainnya akan berkaitan dengan pendidikan, pertanian, pengembangan bisnis, keuangan, layanan permerintah dan peningkatan kemampuan komunikasi secara menyeluruh.

Innovation Center juga akan mengembangkan kasus-kasus bisnis yang memungkinkan jaringan para operator untuk memperkenalkan dan memperluas layanan pita lebar bergerak di Afrika dan pasar yang bermunculan lainnya, dengan menekankan pada pengembangan yang terjangkau, aplikasi yang berkelanjutan dan layanan bagi komunitas pedesaan.


Inovation Center bertujuan untuk merangsang entrepreneurship lokal dan pengemabangan bisnis dengan menyediakan alat-alat untuk komunitas pengembang lokal di dalam dan di sekitar tiga wilayah poros baru tersebut untuk menciptakan aplikasi-aplikasi mereka sendiri. Inovation Center dapat memperkaya lingkungan yang baik bagi penciptaan bisnis-bisnis kecil baru di seluruh Afrika.

"Komunikasi bergerak secara signifikan meningkatkan kualitas hidup, menyediakan alat-alat untuk mengantarkan sejumlah keuntungan sosial ekonomi bagi masyarakat di negara berkembang. Konektivitas tersebut membantu mengatasi kekuarangan sumber daya, tertitama pada wilayah pedesaan, dan menyediakan akses ke jangkauan layanan, termasuk pendidikan dan perawatan kesehatan," ujar Jan Embro, Presiden Ericsson untuk wilayah pinggiran Sahara Afrika melalui keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Menurut Jan Embro, lebih dari 90 persen peningkatan pelanggan komunikasi bergerak akan berasal dari pasar-pasar yang bermunculan. Inovation Center akan memberdayakan para ahli local dan mendorong penciptaan model bisnis yang berkelanjutan dan aplikasi-aplikasi yang relevan bagi Afrika dan pasar-pasar yang bermunculan lainnya.

Rata-rata pertumbuhan tahunan pelanggan komunikasi bergerak di Afrika pada tahun 2007 adalah 40 persen, dengan lebih dari 80 juta pelanggan baru. Peningkatan penetrasi komunikasi bergerak ini meningkatkan kativitas ekonomi, dan dalam kajian baru-baru ini menunjukkan bahwa peningkatan penetrasi komunikasi bergerak dapat meningkat sekitar 1 sampai 5 persen peningkatan rata-rata pertumbuhan tahunan GDP sebuah negara.

Sebuah laporan pengujian m-content di Uganda dan India yang dilakukan oleh Commonwealth Telecommunication Organisation (CTO), bekerjasama dengan Ericsson, mengungkapkan bahwa permintaan layanan belum sepenuhnya terpenuhi. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa, pada masa depan, perawatan kesehatan dan layanan yang berkaitan dengan pekerjaan berada paling atas pada daftar layanan yang paling banyak diminta di Uganda, sementara layanan internet bergerak, layanan akun dan m-banking juga akan berada pada urutan atas daftar tersebut pada tahun-tahun mendatang.

Inisiatif ini akan memperluas komitmen Ericsson pada dunia luar sebagai sebuah proyek internasional, termasuk diantaranya program pedesaan mileniium, sebuah program inisiatif yang menjangkau lebih dari setengah juta penduduk di 10 negara yang bertujuan untuk mengangkat komunitas-komunitas pedesaan Afrika keluar dari kemiskinan yang ekstrim. Ericsson berkomitmen untuk memberikan koneksi suara dan internet kepda setiap situs pedesaan milenium. Sebagai tambahan untuk menyediakan infrastruktur telekomunikasi, Ericsson bekerja untuk menyediakan aplikasi-aplikasi bergerak yang akan membantu meningkatkan mata pencaharian penduduk dan membantu komunitas berada pada jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.

Salah satu wilayah fokus awal dari Innovation Center adalah dapat mengembangkan aplikasi-aplikasi yang dapat mendukung pedesaan milenium, melalui tujuan untuk mengukur kesusksesan aplikasi-aplikasi tersebut dan menghubungkannya dengan pembelajaran pada bagian yang relevan di Afrika dan global.

Innovation Center juga dibangun di atas pengalaman global Ericsson dari proyek Gramjyoti, yang mengantarkan jangkauan layanan seperti pengobatan jarak jauh (telemedicine), m-learning dan m-governance kepada komunitas-komunitas lokal di India, seperti halnya pada proyek Alokito di Bangladesh, yang mengantarkan moble learning dan perawatan kesehatan melalui internet berkecepatan tinggi di sekitar wilayah ibukota Dhaka.

Motivasi | Cerpen | Puisi | Kata Bijak By Khafi


Review BLog | Indonesian Blog 1 | Indonesian Blog 2 | Indonesian Blog 3 | Indonesian Blog 4 | Indonesian Blog 5 | Indonesian Blog 6 | Indonesian Blog 7 | Indonesian Blog 8 | Indonesian Blog 9 | Indonesian Blog 10

No comments:

Post a Comment